Sabtu, 30 April 2016

5,5 Juta Orang Siap Gantikan Guru Tidak Berkualitas



Sebanyak 5,5 juta calon guru siap untuk mengganti posisi guru PNS dan non PNS yang tidak berkualitas.

Sebanyak 5,5 juta calon guru dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia siap menggeser posisi guru-guru yang tidak berkualitas. Saat ini dari sekitar tiga juta guru di Indonesia, yang berkompetensi sedang dan tinggi hanya sekitar 10 persen.

"Ini bukan fitnah loh ya, faktanya

Jumat, 29 April 2016

Seberapa Pentingkah Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pembelajaran?



Penelitian tindakan kelas dapat menjembatani kesenjangan antara teori dengan praktek pembelajaran.

Penelitian tindakan adalah nama yang diberikan kepada suatu gerakan yang secara umum semakin berkembang dalam bidang penelitian pendidikan. Gerakan tersebut mendorong seorang guru untuk melakukan penilaian kembali terhadap praktek pembelajaran yang dilakukannya dengan maksud untuk meningkatkan

Kamis, 28 April 2016

Guru Masuk Formasi Pada Rekrutmen CPNS 2016



Ada empat kelompok SDM yang akan direkrut tahun ini, salah satunya guru.

Pemerintah menegaskan bahwa pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2016 hanya untuk mendukung program Nawacita. Hal ini dikatakan Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja di Jakarta (26/04).

Setiawan seperti yang SekolahDasar.Net lansir dari menpan.go.id, ada empat kelompok SDM yang akan

Presiden Minta SD Ditekankan Membangun Karakter




Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) lebih ditekankan pada pembangunan karakter peserta didik. Menurutnya, saat ini pada anak-anak tidak muncul karakter sebagai ciri bangsa Indonesia karena memang tidak diberikan di sekolah.

"Saya sudah sampaikan agar pendidikan SD digeser menjadi 60-70 persen pada pembangunan karakter, etika dan lainnya, ini perlu

Rabu, 27 April 2016

Ini Penyebab Banyaknya Guru Honorer Versi Anies




Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, banyaknya jumlah guru honorer di Indonesia karena tidak adanya aturan tegas.

Selama ini, kepala daerah, kepala sekola‎h, dan kepala dinas semaunya mengangkat guru honorer. Sehingga, jumlah guru honorer naik dari 84 ribu menjadi 812 ribu atau naik 860 persen.‎

"Jika persoalan pengangkatan guru honorer tidak diatur dengan

Peran Pendidikan Keluarga Melanjutkan Semangat Kartini




Pada Kamis (21/4) bangsa ini mengenang kelahiran salah satu putri terbaiknya. Tepat 137 tahun yang lalu, lahirlah seorang pendekar emansipasi wanita, pembaharu pemikiran, pendobrak tradisi, dan pejuang kesetaraan gender, R.A. Kartini.

Hari Kartini selalu diperingati dengan bermacam kegiatan di semua lapisan masyarakat. Namun, seringkali kita terjebak dalam ihwal seremonial saja dalam

Selasa, 26 April 2016

Insentif Akan Cair, Ini Kriteria Guru yang Menerima



Kabar gembira bagi guru honorer, dana insentif cair dan inilah kriteria guru yang berhak menerima insentif.

Kabar gembira bagi guru honorer atau guru non PNS. Tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mencairkan uang insentif. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumarna Surapranata mengatakan, paling lambat rapelan uang insentif akan cair di akhir bulan April.

TPG Sudah Cair, Jika Belum Menerima Lakukan Ini



Jika ada guru yang belum menerima tunjangan agar melakukan kroscek di masing-masing pemda.

Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan 1 tahun 2016 telah di transfer dari pusat ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan diteruskan ke Pemerintah Daerah (Pemda), selanjutnya ditransfer ke rekening guru.

Baca juga: Tunjangan Guru Triwulan I Tahun 2016 Cair April

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (

Minggu, 24 April 2016

Penerimaan Guru Sekolah Indonesia di Luar Negeri



Dokumen resmi pengumuman seleksi penerimaan calon Guru Sekolah Indonesia di Luar Negeri tahun anggaran 2016.

Dalam rangka mempersiapkan calon pengganti Guru Sekolah Indonesia di luar negeri yang akan berakhir masa tugasnya, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) bagi guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti seleksi penerimaan calon Guru Sekolah

Anies: Sertifikasi tidak Pengaruhi Kompetensi Guru



Tidak ada perbedaan signifikan pada capaian skor antara guru yang sudah atau belum sertifikasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menilai sertifikasi guru tidak banyak berpengaruh terhadap kompetensi guru. Hal ini dilihat dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG). Menurutnya tidak ada perbedaan signifikan pada capaian skor antara guru yang sudah atau belum mendapat sertifikasi.

"

Kamis, 07 April 2016

Galeri Foto Kegiatan


KELUARGA BESAR SD NEGERI 2 SIKI KEC. DONGKO KAB. TRENGGALEK













Senin, 04 April 2016

MIRIS! Puluhan Siswa Belajar di Bekas Kandang Ayam

Puluhan Siswa Belajar di Bekas Kandang Ayam

foto: Okezone

CIANJUR - Puluhan siswa Diniyah dan PAUD di Kampung Angsa, Desa Ciantaasih, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, terpaksa belajar di bekas kandang ayam. Pasalnya, sejak berdiri hingga saat ini bangunan sekolah belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah.
Kondisi bangunan yang sudah tua mengakibatkan pihak sekolah terpaksa memulangkan siswanya saat hujan tiba. Hal ini dilakukan mengingat sekolah tidak berani mengambil risiko jika siswa yang tengah menjalani proses belajar mengajar tertimpa atap bangunan yang sudah rapuh.
"Kami mendirikan sekolah ini karena terdorong dari tingginya minat anak usia sekolah di wilayah ini untuk dapat terus mengenyam pendidikan dan tidak putus sekolah karena faktor ekonomi orang tua yang sulit," kata Dadan Sasmita pendiri DTA Alimanihtada dan PAUD Tunas Asih 1, di Cianjur, Minggu.
Sebelumnya, sejak 2005 puluhan anak putus sekolah kerap belajar di rumah miliknya, namun atas keinginan untuk mendirikan sekolah, pada 2011 seorang pengusaha di wilayah tersebut, menghibahkan tanah miliknya yang sudah ada kandang ayam di atasnya.
"Meskipun berbentuk kandang ayam awalnya, kami menyulap bangunan tersebut menjadi tempat kegiatan belajar mengajar untuk siswa Diniyah dan PAUD. Keterbatasan dana membuat kami terpaksa hanya merehab sebisanya, di mana ruang kelas masih berlantai tanah merah berdinding bilik anyam," katanya.
Saat ini, jumlah siswa DTA Alimanihtada, tutur dia, mencapai 90 orang dan siswa PAUD Tunas Asih 1 berjumlah 67 orang. Sedangkan ruangan kelas yang dimiliki hanya dua ruangan, sehingga saat menjalani proses belajar mengajar siswa terpaksa harus berdesakan di dalam ruangan kandang ayam yang disulap menjadi ruang kelas itu.
"Semakin bertambahnya jumlah siswa di sekolah ini, semakin sempit ruang kelas yang kami sediakan. Bahkan selama proses belajar mengajar, tidak sedikit siswa harus belajar di lantai dan di luar kelas," katanya.
Bahkan, ketika musim penghujan tiba, tidak jarang siswa dipulangkan dan sekolah diliburkan karena bangunan sekolah bekas kandang ayam tersebut, rentan ambruk dan sebagian besar atap bangunan bocor.
Dadan sekaligus Kepala DTA Alimanihtada itu, mengatakan, keterbatasan ruang kelas dan jumlah siswa yang terus bertambah, membuat pihaknya membagi jam masuk siswa, yaitu untuk PAUD belajar pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, sedangkan siswa DTA masuk siang hari.
"Kami berharap, ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki bangunan DTA dan PAUD ini karena anak-anak di sini sangat membutuhkan pendidikan. Terbukti setiap tahun jumlah siswa kami terus bertambah, sementara ruang kelas dan bangunan tidak memadai," katanya.
Sumber: http://news.okezone.com/

Murid SD Menangis Saat Kepala Sekolah Dimutasi

Murid SD Menangis Saat Kepala Sekolah Dimutasi

Puluhan murid SD di Pamekasan melakukan aksi di halaman sekolah mereka (foto: Syaiful Islam-Okezone)

PAMEKASAN-Puluhan murid sekolah dasar (SD) Negeri Nyalabu Daya 2 Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berunjuk rasa di halaman sekolah menolak Dhurrayah, kepala sekolah yang baru. Sembari menangis mereka minta kepala sekolah lama Moh Simbang untuk tidak dimutasi.
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan hari ini sebelum jam masuk sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Para murid berkumpul membawa poster dan menyegel pintu masuk sekolah menggunakan kayu.
Murid kelas V, Sri Rohmatun Eka mengatakan dirinya menolak kepala sekolah yang lama yakni Moh Simbang dimutasi dari sekolahnya. Sebab, para murid merasa nyaman dengan Moh Simbang yang dinilai mampu membawa nama baik sekolah terus berprestasi.
"Saya enggak mau kepala sekolah saya dimutasi, karena Pak Simbang baik, sekolah ini maju karena Pak Simbang," terang Sri, kepada wartawan sambil menangis.
Mosit salah satu anggota komite sekolah mengatakan, selama ini Moh Simbang disukai oleh wali murid karena kepemimpinannya yang dianggap bagus dan perhatian terhadap para murid.
"Kalau ada murid yang sakit langsung dijenguk ke rumahnya, bukan menyuruh guru yang lain," kata Mosit kepada wartawan.
Ditambahkan Mosit, selama dua tahun Moh Simbang memimpin SDN Nyalabu Daya 2, sekolah tersebut mampu mengukir prestasi di bidang kesenian. Sehingga murid dan wali murid meminta kepala sekolah tersebut tidak dimutasi.
Sementara, Moh Simbang kepada wartawan mengaku tidak tahu kalau para muridnya melakukan aksi unjuk rasa. Menurutnya, ketika tiba di sekolah, murid dan wali murid sudah berkumpul di halaman.
"Itu mungkin karena keinginan mereka sendiri bisa ada di sini. Sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar yang kebetulan sedang ujian kenaikan kelas," ungkapnya.
Setelah diberi pengertian, segel kelas akhirnya dibuka dan murid masuk ke kelasnya masing-masing untuk mengikuti ujian kenaikan kelas (UKK) tahun pelajaran 2014/2015.

Sumber: http://news.okezone.com/

TIDAK UNTUK DITIRU!! Masih Ada Guru Sertifikasi yang Malas Mengajar

"Masih Ada Guru Sertifikasi yang Malas Mengajar"
Kami masih mendapatkan laporan bahwa masih ada guru sertifikasi yang malas mengajar.

Seluruh guru yang sudah menikmati dana tunjangan sertifikasi agar meningkatkan semangat belajar mengajar dan tak perlu bermalas-malasan. Apalagi guru PNS yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi, otomatis sudah penghasilan yang lebih untuk menunjang kinerja yang profesional dalam mengabdi kepada negara.


Sekretaris Disdikbud Musirawas Utara Ad Oktarina mengharapkan kepada guru PNS harus lebih memaksimalkan kinerjanya, mengingat sudah diberikan tambahan gaji sebagai penunjang kinerja belajar mengajar. Para guru yang sudah sertifikasi sudah saatnya meningkatkan kinerja, jangan lagi malas-malasan karena sudah diberikan gaji tambahan.

"Kami masih mendapatkan laporan bahwa masih ada guru sertifikasi yang malas mengajar, hal itu akan dibuktikan dengan kredit jam mengajar saat diajukan untuk mendapatkan dana sertifikasi, disamping ada audit khusus disetiap sekolah," kata Oktarina yang SekolahDasar.Net kutip dari Antaranews (08/02/16).

Para guru sertifikasi akan dilakukan evaluasi enam bulan sekali untuk mengetahui kelengkapan jam mengajar yang sudah ditentukan, bagi yang jam belajar mengajarnya tidak cukup, tapi menerima sertifikasi utuh bisa saja mengembalikan uang negara tersebut.

Pencairan uang sertifikasi saat ini diberikan pertriwulan (TW), kalau untuk pengajuan sertifikasi selanjutnya harus sudah terdafdar dalam Data Pokok Pendidik (Dapodik). Sedangkan perhitungan pembayaran sertifikasi guru disesuaikan dengan gaji pokok.

Pendapatan yang lebih dari cukup itu, harus makin memaksimalkan kinerjanya, mengingat mereka sudah diberikan tambahan gaji untuk penunjang keprofesionalan. Bila masih ada kekurangan sarana seperti laptop, infokus sebagai media mengajar, maka dengan uang sertifikasi tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kekurangan tersebut. 


Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2016/02/masih-ada-guru-sertifikasi-yang-malas-mengajar.html#ixzz44uWkAV96

Cara Cek Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2016

Cara Cek Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2016
Untuk mengecek daftar calon peserta sertifikasi guru 2016, apakah itu melalui pola PLPG atau SG-PPG.

Sertifikasi guru tahun 2016 menggunakan 2 pola, yakni Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan pola Sertifikasi Guru Pendidikan Profesi Guru (SG-PPG). Calon peserta sertifikasi guru tahun 2016 melalui dua pola tersebut telah ditetapkan. 

Untuk mengecek daftar calon peserta sertifikasi guru 2016, apakah itu melalui pola PLPG atau SG-PPG adalah dengan masuk login sergur.kemdikbud.go.id. Namun sepertinya saat ini harus bersabar dahulu, karena akses login hanya milik Dinas Pendidikan.


Penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2016 dilakukan melalui online sistem dengan menggunakan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG). Akses login khusus untuk Dinas Pendidikan dapat ditemui di laman http://sergur.kemdiknas.go.id/ap2sg/

Semua guru yang memenuhi persyaratan mempunyai kesempatan yang sama untuk ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2016. Sertifikasi guru diikuti guru di bawah pembinaan Kemendikbud yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

Sumber:http://www.sekolahdasar.net/2016/04/cara-cek-peserta-sertifikasi-guru-tahun-2016.html#ixzz44uWDGYFb