Senin, 04 April 2016

Murid SD Menangis Saat Kepala Sekolah Dimutasi

Murid SD Menangis Saat Kepala Sekolah Dimutasi

Puluhan murid SD di Pamekasan melakukan aksi di halaman sekolah mereka (foto: Syaiful Islam-Okezone)

PAMEKASAN-Puluhan murid sekolah dasar (SD) Negeri Nyalabu Daya 2 Kota Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berunjuk rasa di halaman sekolah menolak Dhurrayah, kepala sekolah yang baru. Sembari menangis mereka minta kepala sekolah lama Moh Simbang untuk tidak dimutasi.
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan hari ini sebelum jam masuk sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Para murid berkumpul membawa poster dan menyegel pintu masuk sekolah menggunakan kayu.
Murid kelas V, Sri Rohmatun Eka mengatakan dirinya menolak kepala sekolah yang lama yakni Moh Simbang dimutasi dari sekolahnya. Sebab, para murid merasa nyaman dengan Moh Simbang yang dinilai mampu membawa nama baik sekolah terus berprestasi.
"Saya enggak mau kepala sekolah saya dimutasi, karena Pak Simbang baik, sekolah ini maju karena Pak Simbang," terang Sri, kepada wartawan sambil menangis.
Mosit salah satu anggota komite sekolah mengatakan, selama ini Moh Simbang disukai oleh wali murid karena kepemimpinannya yang dianggap bagus dan perhatian terhadap para murid.
"Kalau ada murid yang sakit langsung dijenguk ke rumahnya, bukan menyuruh guru yang lain," kata Mosit kepada wartawan.
Ditambahkan Mosit, selama dua tahun Moh Simbang memimpin SDN Nyalabu Daya 2, sekolah tersebut mampu mengukir prestasi di bidang kesenian. Sehingga murid dan wali murid meminta kepala sekolah tersebut tidak dimutasi.
Sementara, Moh Simbang kepada wartawan mengaku tidak tahu kalau para muridnya melakukan aksi unjuk rasa. Menurutnya, ketika tiba di sekolah, murid dan wali murid sudah berkumpul di halaman.
"Itu mungkin karena keinginan mereka sendiri bisa ada di sini. Sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar yang kebetulan sedang ujian kenaikan kelas," ungkapnya.
Setelah diberi pengertian, segel kelas akhirnya dibuka dan murid masuk ke kelasnya masing-masing untuk mengikuti ujian kenaikan kelas (UKK) tahun pelajaran 2014/2015.

Sumber: http://news.okezone.com/

0 komentar:

Posting Komentar